Cara mengatur DNS prefetching di WordPress

DNS prefetching dapat mempercepat pemuatan situs WordPress. Untuk situs yang bergantung pada sumber daya eksternal seperti Google Analytics, Google Fonts, dan lainnya, fitur ini dapat menghemat waktu hingga 500 ms.

Domain Name System Prefetching atau yang lebih dikenal dengan DNS prefetching adalah proses penyelesaian nama domain sebelum pengguna memintanya. Proses ini terutama digunakan untuk mempercepat pemuatan situs web dan meningkatkan kinerja secara keseluruhan.

Prefeching DNS di WordPress merupakan cara populer untuk mempercepat pemuatan situs web dengan melakukan prefeching sumber daya yang sering diminta seperti Google Font, Google Analytics, Font Awesome, dan lain-lain.

Dalam posting ini Anda akan mempelajari cara menambahkan DNS prefetching di WordPress dengan bantuan plugin atau secara manual. Ini dapat membantu membuat Situs WordPress dimuat dengan cepat.

Bagaimana cara kerja DNS Prefetch?

DNS Prefetch bekerja di latar belakang. Jika Anda memuat sumber daya dari banyak domain. Hal ini biasanya akan memengaruhi waktu pemuatan situs web karena browser akan memerlukan waktu sekitar 100 ms untuk melakukan pencarian DNS.

Artinya jika Anda memiliki hingga 5 domain tempat Anda memuat sumber daya, browser mungkin memerlukan waktu hingga 500 ms untuk mencarinya.

Tetapi yang dilakukan oleh DNS prefetching adalah membuat domain yang Anda andalkan dimuat di latar belakang sebelum pengguna mengklik tautan yang akan memicunya.

Artinya pada saat pengguna mengkliknya, sumber dayanya sudah siap dan halaman akan dimuat secara instan.

Peramban prapengambilan DNS

Jika Anda memiliki banyak sumber daya eksternal yang Anda andalkan, Prefetch DNS dapat mempercepat waktu muat. Untuk situs WordPress biasa yang menggunakan Google Fonts, Google Analytics, dan sebagainya, DNS prefetch dapat menghemat waktu muat hingga 500 ms.

Untuk apa menggunakan DNS prefetching?

Ada banyak sumber daya yang dapat Anda ambil terlebih dahulu untuk mempercepat pemuatan situs Anda. Sumber daya tersebut meliputi:

  • Google font
  • Google Analytics
  • URL-nya CDN
  • Google Tag Manajer
  • Font Keren
  • peta Google
  • Dan sumber daya eksternal apa pun

Cara mengatur DNS prefetching di WordPress

Ikuti langkah-langkah berikut untuk mengaktifkan prapengambilan DNS di WordPress:

1. Instal plugin DNS Prefetch

Cara termudah untuk menerapkan DNS prefetching di WordPress adalah dengan menggunakan plugin. Ini akan menghemat waktu Anda karena harus mengedit file tema.

Plugin terbaik untuk menangani ini adalah PerfmattersIni adalah plugin premium dengan banyak fitur luar biasa untuk mempercepat situs web WordPress. Alternatif lainnya adalah WP Rocket.

Untuk Perfmatters, Anda perlu unduh plugin dari situs merekaInstal dan aktifkan di dasbor WordPress Anda.

Jika Anda lebih suka tidak menggunakan plugin tetapi melakukannya secara manual, langsung saja ke poin 4.

2. Tambahkan domain untuk prefetch

Setelah memasang dan mengaktifkan plugin Perfmatters. Buka pengaturan plugin dan klik pada tap tambahan. Di sana Anda dapat menambahkan domain untuk prefetch.

Anda hanya boleh menambahkan satu domain per baris dengan mengikuti pola berikut:

//fonts.googleapis.com //www.google-analytics.com //cdnjs.cloudflare.com //www.googletagmanager.com
Kinerja prapengambilan DNS penting

Untuk WP Rocket, buka tab Preload dan gulir ke bawah ke Prefetch DNS Requests. Di sana Anda dapat memasukkan URL yang ingin Anda prefetch dengan pola yang sama seperti di atas.

3. Simpan perubahan.

Pastikan Anda menyimpan perubahan. Itu saja.

4. Tambahkan prapengambilan DNS di WordPress secara manual.

Jika Anda lebih suka menambahkan DNS prefetching di WordPress secara manual tanpa plugin apa pun maka Anda harus mengedit tema Anda functions.php.

Cukup tambahkan kode di bawah ini ke fungsi.php Anda. Dalam contoh di bawah ini, saya telah menambahkan Google Analytics, Google Tag Manager, dan Google Fonts sebagai panduan. Anda dapat mengeditnya dan menambahkan lebih banyak lagi.

//* DNS Prefetching
function dns_prefetch() {
    echo '<meta http-equiv="x-dns-prefetch-control" content="on">
<link rel="dns-prefetch" href="https://www.google-analytics.com" />
<link rel="dns-prefetch" href="https://www.googletagmanager.com" />
<link rel="dns-prefetch" href="https://fonts.googleapis.com" />
}
add_action('wp_head', 'dns_prefetch', 0);

Tambahkan saja baris baru seperti ini:

<link rel="dns-prefetch" href="https://DOMAIN.com" />

Kesimpulan

Prefetching DNS dapat mempercepat situs web Anda, terutama versi seluler. Anda akan melihat perbedaannya, terutama jika Anda mengandalkan banyak sumber daya eksternal.

Ingatlah bahwa meskipun ini dapat mempercepat situs Anda, hosting WordPress yang Anda gunakan dan Tema adalah faktor terpenting dalam seberapa cepat situs Anda. Saya sarankan Cloudways untuk hosting WordPress dan Anda dapat melihat saya Ulasan Cloudways karena alasan tertentu. Jika Cloudways terlalu berlebihan untuk Anda, maka Hostinger dan Bluehost akan bekerja dengan baik untuk situs web kecil.

Saya juga merekomendasikan HasilkanTekan untuk tema dan Anda dapat melihat saya Hasilkan ulasan Pers untuk alasan

Abel Ekene, Mfon

Abel Ekene, Mfon

Saya senang membuat konten yang bermanfaat. Semangat saya adalah membantu masyarakat internet menemukan apa yang mereka butuhkan dengan mengarahkan mereka ke arah yang benar. Itulah yang saya sukai dan saya meluangkan banyak waktu untuk meneliti dan menguji guna memastikan bahwa saya berhasil melakukannya melalui konten saya di TargetTrend.

Artikel: 51

Terima barang-barang teknis

Tren teknologi, tren startup, ulasan, pendapatan online, alat web, dan pemasaran sekali atau dua kali sebulan